Kamis, 24 Februari 2011

MENJUAL CARA MENJADI KAYA

TEKNIK BISNIS TIPU-TIPU

Teknis bisnis tipu-tipu sekarang banyak sekali beredar di dunia maya ini. Anda mau tahu teknik apa itu? begini, Si Paijo berkata bahwa dia sudah banyak menghasilkan uang dengan cara yang paling gampang. Lalu ditulisnya cara itu dalam sebuah ebook. 

A: Sssstttt.... aku punya cara gampang bisa cepet kaya lho?
B: Gimana caranya?
A: Kalau mau tahu cara itu sudah aku tulis dalam ebook. Untuk memiliki ebook saya kamu harus bayar sekian. Murah Lho...
B: Wah, mahal amat?
A: Itu sangat murah, bayangkan dengan kamu membeli ebook saya kamu bisa jadi kaya mendadak.
B: (karena penasaran maka si B membeli). Ya okelah ini uangnya.

Seperti itulah teknis bisnis tipu-tipu yang banyak bertebaran di dunia maya. Cukup memprihatinkan memang.
Saya pertama kali mengenal bisnis online sudah lumayan lama yaitu sekitar tahun 2007 an. Dulu saya sempet denger waktu katanya blog lagi heboh-hebohnya bisa bikin duit. Lalu, ada juga yang jualan ebook. Untuk yang blog sih cukup rasional karena si pemilik blog dibayar karena ia menyewakan tempat untuk pasang iklan, PPC misalnya. Namun bahasan kali ini akan saya fokuskan pada bisnis online yang berembel-embel “cepet kaya”.

Terus terang saja yang model begitu saya tidak begitu sreg. Jika di lihat dari segi promosi sih oke-oke saja. Akan tetapi dari segi moral rasa-rasanya kok kurang pas ya. Baiknya berpikir logis saja. Jika ada program yang bisa bikin orang mendadak kaya, di Indonesia ini kagak bakal ada orang miskin Bos. Untuk bisa menjadi kaya itu butuh proses. Gak bisa kaya instan kecuali pelihara tuyul. Itu pun ada konsekuensinya. Kaya yang saya maksud di sini adalah kaya yang seperti orang-orang kebanyakan pikir, yaitu punya banyak duit.
Hm… jadi jika Anda telah mengikuti bisnis online jangan berharap banyak bisa cepet langsung jadi kaya. Apalagi jika Anda diam saja cuma baca gak action. Saya sendiri merasa prihatin karena semakin bertaburan saja macam-macam bisnis online dengan iming-iming cepet jadi kaya. Menjamurnya bisnis online mengindikasikan bahwa kebanyakan orang Indonesia masih menganggap uang sebagai standar kekayaan dan kebahagiaan.

Oleh karena itu, saya jadi ingin bikin sendiri bisnis online yang gak pake iming-iming cepet kaya. Jika Anda perhatikan sebenarnya yang dijual oleh banyak bisnis online yaitu informasi bagaimana supaya Anda cepet kaya. Sekali lagi dari segi iklan sih oke-oke saja. Akan tetapi, dari segi moral saya rasa kurang mendidik. Sebenarnya, iklan yang bombastis seperti itu cuma memanfaatkan sifat manusia saja. Sifat manusia itu menghindari sengsara dan mencari nikmat. Jadi, pantas saja orang-orang pada ngiler jika di iming-imingi bisa cepet kaya, banjir duit di rekening, saldo bertambah setiap hari, dan lain sebagainya. Apalagi di suruh bayangkan misalnya, pejamkan mata Anda dan bayangkan uang terus mengalir ke rekening Anda huahahahaha jelas ngiler….

Bijaknya, jangan tergiur dengan iming-iming demikian. Saya pribadi, jika akan membeli bisnis online maka saya lihat dulu antara harga dan produknya. Jika memang setara ya saya beli saja, dengan catatan memang saya membutuhkannya. Seperti saat ini saya iseng-iseng bikin blog, nulis gak jelas. Semua ini bisa saya lakukan karena saya membeli bisnis online yang produknya ngejelasin bagaimana bikin blog. Dengan harga yang pantas saya berani bayar karena memang saya ini pemalas hehehe. Males nyari sendiri di mbah google. Jika Anda mau, sangat banyak panduan gratis yang bertebaran di kolong-kolong langit mbah google. Cari saja jika memang Anda enggan beli paket produk bisnis online. Akan tetapi, jika saya pikir ujung-ujungnya bakalan sama saja karena saya yang awam ini pasti habis duit juga untuk biaya ngenet. ya tho?

Jadi kesimpulannya: Jika Anda berharap terlalu banyak akan iming-iming dalam sales letter si empunya website, maka resikonya Anda kecewa. Bijaknya, teliti dulu sebelum membeli. Jika produk yang ditawarkan pantas dengan harganya, silakan hal itu pertimbangkan. Right?


0 komentar: